0 views

Saat Diwajibkan dan Disunnahkan Wudhu

0

Tuntunan Thaharah (Bersuci)

Islam adalah agama yang cinta keindahan. Keindahan selalu identik dengan kebersihan dan kesucian. Demikianlah sebuah hadits berbunyi “Kebersihan itu sebagian dari iman”. Artinya keimanan belum tanpa adanya kebersihan. Baik jasmani maupun rohani. Anjuran bersuci dalam Islam terjembatani dalam pelaksanaan wudlu’ sebelum shalat. Demikian pula anjuran mandi sebelum pertemuan jum’atan atau berkumpul tahunan dalam rangka shalat idul adha maupun idul fitri. Begitu juga dengan anjuran memotong kuku, membersihkan gigi, membersihkan pakaian dengan mencuci.

Definisi dan Dasar Syar’i

Dari segi bahasa; wudhu artinya selamat atau bersih. Sedangkan dalam istilah syar’i wudhu adalah sebuah ibadah ritual untuk mensucikan diri dari hadats kecil dengan menggunakan media air. Yaitu dengan cara membasuh atau mengusap. Wudhu merupakan hal yang sangat penting dalam sholat. Adapun dasar disyariatkannya wudhu adalah firman Allah SWT dan Hadits Nabi. “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki”. (QS Al-Maidah : 6). Dari Abi Hurairah RA bahwa Nabi SAW bersabda, ”Tidak ada shalat kecuali dengan wudhu’. Dan tidak ada wudhu’ bagi yang tidak menyebut nama Allah”. (HR. Ahmad, Abu Daud dan Ibnu Majah)

Baca Juga : BEDANYA ORANG RIDHO DAN TIDAK RIDHO

Klasifikasi Hukum Wudhu

Hukum wudhu itu bisa menjadi wajib dan menjadi sunnah, tergantung konteks kita melaksanakannya.

  1. Wajib. Hukum wudhu` menjadi fardhu atau wajib manakala seseorang akan melakukan hal-hal berikut ini :Ketika hendakakan melaksanakan sholat, untuk menyentuh mushaf Al-Quran, ketika hendak Thawaf.
  2. Sunnah. Wudhu hukumnya sunnah dalam kondisi-kondisi berikut ini : Mengulangi wudhu` untuk tiap shalat, ketika akan tidur, sebelum mandi janabah, seseorang dalam keadaan junub akan melakukan aktifitas lain selain mandi, ketika ditimpa amarah,    ketika melantunkan bacaan Al-Qur an, bila akan membaca hadits Rasulullah SAW serta membaca kitab-kitab syariah.

Fardhu dan Sunnah Wudhu

Fardlunya (rukunnya) wudlu ada enam: pertama, Niat ketika membasuh muka. Kedua,  membasuh muka. Ketiga, membasuh kedua belah tangan sampai dengan siku-siku. Keempat, mengusap sebagian kepala. Kelima, membasuh kedua belah kaki sampai dengan kedua mata kaki, dan keenam, tertib sebagaimana urutan penyebutan di atas.

Adapun sunnah-sunnahnya wudhu sebagai berikut: Membaca Basmalah dan ini adalah sunnah yang harus diucapkan saat memulai semua pekerjaan, membasuh dua telapak tangan sebelum memasukkannya ke dalam bejana, berkumur, istinsyaq (memasukkan air kedalam hidung dan mengeluarkannya kembali), mengusap kepala secara keseluruhan, mengusap dua telinga bagian luar maupun dalam dengan air yang baru, membasahi sela-sela janggot yang tebal, membersihkan sela-sela jari dua tangan beliau (takhlil) dan jari-jari kaki, mendahulukan anggota wudlu sebelah kanan, membasuh anggota wudlu tiga kali tiga kali, dan muwalat (berturut-turut/kontinyu), bersiwak sebelum wudhu dan membaca doa setelah selesai berwudhu. (Disarikan dari Kitab At-Tadzhib)

Comments are closed.