Nadzar Tidak Ditepati, Sepeda Hilang

RUBRIK INI DI ASUH OLEH:

KH. Chamzawy

KH. Marzuki Mustamar

 ………………………………………

Assalamu’alaikum. Wr. Wb. Pak kyai yang terhormat saya mau tanya, apa orang yang bernadzar, tapi tidak menjalankan nadzarnya Allah SWT pasti menagih janji itu. Saya pernah bernadza, kalau saya sembuh dari sakit, saya pasti akan rajin shalat, akan tetapi setelah saya sembuh shalat saya masih bolong. Beberapa waktu lalu sepeda motor saya hilang, apa Allah SWT marah dan murka dengan kejadian ini. Terima kasih. 0341287xxxx
Jawab :
Wa’alaikumsalam. Wr. Wb. Saya (KH. Marzuki Musytamar) tidak mengetahui secara pasti, apakah hilangnya motor saudara itu gara-gara perbuatan saudara yang  tidak menepati nadzar. Yang jelas, nadzar itu ibarat janji dan harus dipenuhi. Orang yang tidak melaksanakan nadzarnya harus membayar kafarat (denda). Membayar kafarat atas nadzar yang saudara tidak bisa memenuhinya yakni memberi makan 10 orang miskin, satu orang miskin sebesar 1 mud (6,5 ons), atau memberi pakaian 10 orang miskin, atau puasa selama 3 hari dengan niat membayar kifarat nadzar. Sebagaimana yang disebutkan dalam surat Al-Maidah ayat  89.
Selanjutnya, saudara harus rajin shalat dan mengganti shalat yang saudara tinggalkan (qadha). Dan saudara harus benar-benar bertaubat, beri’tikad tidak mengulangi perbuatan saudara, menyesali serta berhenti dari kebiasaan meninggalkan shalat. (Kitab At-Tadzhib/253)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>