0 views

Nabi Pertama Diberi Pakaian Di Akhirat

0

Imam Muslim meriwayatkan hadits dari sahabat Ibnu Abbas RA. Ia berkata, “Rasulullah SAW berdiri diantara kami, lalu Beliau bersabda: “Wahai manusia, sesungguhnya kalian akan dibangkitkan kepada Allah dalam keadaan tidak memakai alas kaki, tidak berpakaian dan tidak berkhitan. Sebagaimana firman-Nya, “Sebagaimana Kami mulai di awal penciptaannya, kami akan kembalikan. Itu adalah janji kami…..” Ingatlah sesungguhnya manusia pertama yang akan diberi pakaian pada hari kiamat adalah Ibrahim AS.  Ingatlah, sesunguhnya akan didatangkan sekelompok laki-laki dari ummatku, lalu mereka digeret menuju golongan kiri (neraka). Maka aku berkata, “Wahai Tuhanku, mereka adalah sahabatku. Allah menjawab, “Sesungguhnya kamu tidak mengetahui apa yang mereka lakukan sepeninggalmu….

Abu Na’im al-hafidz meriwayatan hadits dari Alqamah dan Abi wail dari Abdullah bin Masud, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “…… maka yang pertama diberi pakaian adalah Ibrahim AS, Allah SWT berfirman: “Berilah pakaian pada kekasih-Ku”, lalu Nabi Ibrahim diberi dua kain putih dan beliau memakainya, lalu duduk menghadap Arsy. Kemudia aku diberi pakaianku dan setelah memakainya aku berdiri disebelah kanannya, dimana tidak ada seorangpun selainku yang bisa menempatinya…”

Imam Al-Baihaqi meriwayatkan sebuah hadits dalam Kitab Asma Was Sifaat, dari sahabat Ibnu Abbas, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya kalian akan dibangkitkan dalam keadaan tidak beralas kaki dan tidak berpakaian (telanjang). Dan  sesungguhnya orang yang pertama kali diberi pakaian dari surga adalah Ibrahim AS. Ia diberi pakaian sutra dari surga kemudian diberi kursi kemudian di letakan di sebelah kanan Arsy. Kemudian Aku diberi pakaian sutra dari surga, kemudian aku diberi kursi, lalu diletakkan di tiang Arsy.

Baca Juga : LIPAT GANDA PAHALA SHALAWAT

Para ulama mengatakan bahwa hikmah didahulukannya Nabi Ibrahim AS sebagai orang yang pertama diberi pakaian pada hari kiamat, karena beberapa hal. Diantaranya karena disebutkan dalam riwayat bahwa tidak ada diantara orang-orang yang awal dan orang-orang yang akhir hamba yang lebih takut kepda Allah daripada Nabi Ibrahim AS. Maka pakaian itu sebagai balasan pemberi rasa aman dan ketentraman hati bagi beliau.  Kedua, bisa jadi juga karena  Nabi Ibrahim adalah orang yang pertama diperintahkan untuk memakai celana pada saat shalat, sebagai usaha untuk menutup aurat, dan menjaga agar kemaluannya tidak menyentuh tempat shalat. Beliau lalu melaksanakan perintah itu. Sebagai balasannya beliau dijadikan orang yang pertama diberi pakaian.

Ketiga, bisa disebabkan karena ketika beliau dilemparkan ke tengah api yang membara oleh tentara namrudz, mereka melepas pakaian Nabi Ibrahim sehingga terlihat oleh manusia yang menyaksikan. Oleh karena itulah, sebagai balasan atas kesabarannya diperlakukan demikian (dilepasi pakaiannya) oleh kaumnya yang kufur, beliau dijadikan orang yang pertama ditutupi tubuhnya pada hari kiamat.

Namun, meskipun Nabi Ibrahim yang pertama diberi pakaian di hari kiamat, hal ini tidak berarti beliau lebih mulia daripada Nabi Muhamad SAW. Hal ini sebagaimana pula terjadi dengan Nabi Musa AS. Disebutkan bahwa Nabi SAW melihat Nabi Musa AS bergantung di tiang Arsy, padahal Nabi SAW adalah orang yang pertama dibangkitkan dari kuburan.

Nabi Muhammad SAW tetaplah manusia bahkan makhluk yang paling mulia, dan terbukti beliaulah yang mendapat “kedudukan” khusus dan diberi kewenangan syafaatul udzma di hari kiamat. (Kitab At-Tadzkirah Fii Ahwaalil Mautaa wa Umuuril Akhirah  halaman 177-178)

Comments are closed.