Minyak Zaitun Memperlambat Proses Penuaan dan Menjauhkan Syetan

0

Rasulullah SAW pernah bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala menurunkan penyakit dan obatnya, dan menjadikan setiap penyakit pasti ada obatnya. Maka berobatlah kalian, tapi jangan dengan yang haram.”(HR. Abu Dawud)

Berdasarkan hadits ini, maka tidak heranlah mengapa para alim ulama lebih cenderung kepada makanan-makanan sunnah untuk mengobati penyakit-penyakit.

Salah satu makanan sunnah yang banyak diamalkan ialah minyak zaitun. Sejak 1400 tahun lalu, Nabi Muhammad SAW telah menganjurkan penggunaan minyak zaitun, karena khasiatnya yang amat besar, dikeluarkan dari pohon zaitun yang diberkati.

Firman Allah SWT: “Allah cahaya langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang yang bercahaya seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkah, yakni pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur dan tidak pula di sebelah baratnya, yang minyaknya hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya berlapis-lapis, Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.”(QS. An-Nur: 35)

Firman Allah SWT: “Dan dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan. Maka kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.”(QS Al-An’am: 99)

Diriwayatkan oleh Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW pernah bersabda: “Minumlah minyak zaitun dan berminyak dengannya karena sesungguhnya ia adalah dari pohon yang diberkati.”(HR. Al-Baihaqi & Ibnu Majah).

Di dalam riwayat lain menjelaskan bahawa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Barangsiapa menggosok (badannya) dengan minyak zaitun, syaitan tidak akan mendekatinya.”

Pohon zaitun tumbuh di puncak bukit. Ia mendapat sinar matahari baik di waktu matahari terbit maupun sewaktu matahari terbenam, sehingga pohonnya subur dan buahnya menghasilkan minyak yang baik. Jika diminum, bermanfaat untuk menguatkan daya ingatan, menguatkan empedu, mencegah masalah pencernaan, mengobati penyakit buasir dan impotensi, membantu masalah haid, menghilangkan racun dalam tubuh, mencegah pertumbuhan sel-sel kanser, menurunkan kadar gula dan kolesterol, mencegah penyakit kencing manis serta bermacam-macam khasiat lagi untuk kesehatan manusia.

Jika dioleskan, bermanfaat untuk menghilangkan kedutan pada wajah, melindungi dari bakteri, mencegah rambutrontok, menghilangkan penyakit kulit, menghaluskan serta melembabkan kulit, melambatkan proses penuaan dan menjaga kebersihan kulit kepala.

Rasulullah SAW adalah suri teladan terbaik bagi ummat Islam. Teladan yang ditunjukkan oleh Baginda mencakupi semua aspek kehidupan, termasuklah dalam memelihara kesehatan serta mencegah penyakit.

Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya telah ada pada Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”(QS. Al-Ahzab: 21) (Media Ummat)

Comments are closed.