Dunia RemajaTips Remaja

Mencari Sahabat Sejati dan Abadi

Memilih teman dan sahabat akan berdampak di dunia sampai akhirat. Memilih sahabat yang baik akan mendatangkan manfaat dan kebaikan di dunia sampai akhirat. Sebaliknya, persahabatan tidak ada yang kekal dan abadi. Semuanya akan berakhir. Bahkan tidak sedikit persahabatan yang mendatangkan kerugian serta hancur di tengah jalan. Sedangkan persahabatan dan persaudaraan orang-orang yang bertaqwa akan kekal abadi sampai akhirat nanti. Allah SWT berfirman dalam kitab suci-Nya, “Orang-orang yang saling mengasihi pada hari ini (kiamat) sebagian yang satu dengan sebagian yang lain bermusuhan, kecuali orang-orang yang bertaqwa”.

Dengan demikian persahabatan harus didasarkan atas ketaqwaan kepada Allah SWT. Kita mencari sahabat, teman atau relasi yang beriman, bertaqwa, shaleh, berakhlak mulia. Sehingga keberadaannya menjadikan kita semakin dekat kepada Allah.

Rasulullah SAW menegaskan bahwa dua orang yang bersahabat atau bersaudara karena Allah, bukan karena tujuan duniawi, baik demi meraih materi atau lainnya, maka mereka termasuk diantara tujuh golongan yang mendapat perlindungan khusus kelak di hari kiamat. Sungguh sebuah kemuliaan yang sangat besar.

Bagaimana pesan Rasulullah SAW tentang teman yang baik. Beliau berpesan. La tushohib illa mukminan. Wa ta’kul tho’amaka illa  taqiyyun, artinya: “Janganlah kau jadikan sahabat kecuali orang yang beriman”. Dan janganlah memakan makanan kalian kecuali orang yang bertaqwa”.

Rasulullah SAW menegaskan pentingnya mencari sahabat yang memiliki sifat sebagai mukmin sejati. Seorang mukmin yang sebenarnya, tidak akan merugikan dan mencelakai orang lain. Ketika kita tidak bersamanya, dia tetap akan menjaga rahasia kita, menjaga harta kita, tidak berkhianat bahkian tidak akan mengunjing kita. Dia akan tetap baik, di saat bersama kita maupun saat kita tidak bersamanya.

Baca Juga : KONSULTASI KESEHATAN

Selanjutnya, yang dimaksud dengan pesan, dan janganlah memakan makananmu kecuali orang yang bertaqwa, artinya sahabat kita sebaiknya orang-orang yang bertaqwa. Orang-orang yang masuk ke rumah kita sebaiknya orang-orang yang bertaqwa. Karena orang yang bertaqwa ketika masuk ke rumah kita, ketika mereka melihat hal negatif di rumah kita, mereka akan menjaga rahasia itu. Mereka akan menjaga dirinya untuk tidak merusak keluarga yang dikunjunginya. Bahkan mendoakan penghuni rumah dengan berbagai kebaikan. Marilah kita mencari sahabat, kawan, relasi dari orang-orang mukmin yang  bertaqwa. Insyaallah persahabatan ini akan mendatangkan manfaat dan kebaikan dunia sampai akhirat. (*)

Pelajaran di Tepi Pantai

Seorang anak kecil kehilangan sepatunya di lautan. Karena kecewa, anak itu membuat tulisan di pantai, “Laut ini pencuri”. Tidak jauh dari tempatnya, ada seorang laki-laki yang berburu ikan. Ia mendapatkan ikan yang sangat banyak. Karena bahagia, laki-laki  itu menulis di pantai, “Laut ini sangat dermawan”. Sementara itu ada seorang pemuda yang tenggelam di tengah laut. Sang ibu sangat bersedih dan merasa kehilangan. Dengan emosi, iapun membuat sebuah tulisan di pantai, “Laut ini adalah pembunuh”. Ada lagi seorang laki-laki tua yang sedang berburu mutiara di dasar laut. Ia mendapatkan mutiara yang cukup banyak. Karena bahagia, ia pun membuat goresan tulisan di pantai,”Laut ini sangat baik”. Tidak lama setelah itu, datanglah ombak yang tinggi. Ombak itu menyapu dan menghapus semua tulisan yang telah mereka goreskan di pantai. Sejenak kemudian, laut berkata dengan perlahan, “Jangan peduli dengan omongan atau penilaian orang lain. Kalau kamu ingin menjadi lautan, berlemah lembutlah dengan orang lain. Ketika kamu hidup, hapuslah setiap kesalahan orang lain, agar persaudaraan tetap berlanjut. Jangan hancurkan persaudaraan hanya karena sebuah kesalahan. Ketika orang lain berbuat buruk kepada kita, jangan berpikir bagaimana membalasnya dengan keburukan yang lebih besar. Berpikirlah, bagaimana bisa membalasnya dengan yang terbaik. Bukankah Allah SWT telah menyatakan dalam firman-Nya,  “Dan tidaklah sama antara kebaikan dan keburukan. Balaslah (keburukan) dengan balasan yang lebih baik”. (Media Ummat)

Tags
Show More

Related Articles

Close