Menanamkan dan Mencontohkan Karakter Positif

Ada beberapa macam nilai-nilai karakter yang perlu kita kenalkan, contohkan dan ajarkan kepada anak usia dini. Nilai karakter ini apabila bisa diterapkan keanak, bisa mengantarkan anak untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan serta selamat dalam setiap babak kehidupannya. Dan, tentunya pada tujuan akhirnya anak dapat mencapai kesuksesan dunia dan akhirat.

            Pertama, Karakter Bermutu. Sebagai orangtua yang merupakan pendidikan pertama dan utama pada seorang anak, karakter bermutu ini penting untuk dikenalkan. Orangtua selalu mencontohkan bagaimana melakukan sesuatu dengan bermutu, baik saat bekerja maupun pekerjaan rumah. Orangtua harus lakukan yang terbaik, dan mengiringinya dengan penjelasan mengapa hal ini penting untuk dilakukan.

            Kedua, Karakter Hormat. Diajarkan orangtua keanak melalui aktifitas sehari-hari seperti tidak memarahi anak didepan banyak orang. Mendengarkan pembicaraan dengan anak sebagai pendengar yang aktif. Apabila orangtua bisa menampilkan sikap hormat kepada anak maka anak pasti akan mengcopy paste sikap tersebut.

            Ketiga, KarakterJujur. Dalam artisama kata dan perbuatan. Untuk memasukkan karakter jujur maka perlu keistiqomahan orangtua dalam menjaga kejujurannya. Dengan demikian respect anak terhadap sikap jujur ini terpatri dengan kuat.

            Keempat, Karakter Bersih. Dapat dicontohkan orangtua melalui perilaku bersih sehari-hari. Membuang sampah pada tempatnya dan membersihkan tempat tidur setelah bangun tidur. Apabila anak telah terbiasa hidup bersih dalam tataran yang tampak nyata maka diperkembangan tahapan selanjutnya ia akan bersih dalam tataran yang bersifat abstrak.

            Kelima, Karakter kasih sayang. Dapat dicontohkan orangtua dalam berbagi barang yang dibutuhkan anak dengan mengajarkan juga berbagi dengan saudara, teman atau tetangga. Hal ini pun disertai penjelasan bahwa manusia yang berkasihsayang maka akan banyak yang akan menyayanginya kelak.

            Keenam, Karakter sabar. Bisa ditanamkan orangtua kepada anak dengan langkah konkrit seperti orangtua tidak memotong pembicaraan anak saat bercerita, orangtua mau menunggu dengan sabar saat anak bermain. Orangtua bisa dengan sabar membacakan cerita dan ini dilakukan secara rutin dalam keluarga.

            Ketujuh, Karakter Syukur. Bisa dikenalkan dan dilatihkan kepada anak oleh orangtua dengan senantiasa berucap syukur setiap kali selesai makan, selesai melakukan aktivitas apapun. Orangtua pun mencontohkan dan menanamkan rasa syukur dengan apa yang telah didapatkan.

Baca Juga : Mertua Menuntut Cerai sebab Suami Tidak Krasan

            Kedelapan, Karakter Ikhlas. Dapat dikenalkan orangtua kepada anak saat ada teman dari orangtua membutuhkan orangtua pun membantunya dengan ikhlas dan sekaligus memberikan penjelasan kepada anak bahwa saat membantu orang lain maka kita harus ikhlas.

Kesembilan, Karakter disiplin. Karakter ini bisa dikenalkan kepada anak dengan cara orangtua saat menghadiri suatu undangan dengan cara tepat waktu. Setiap kali sholat tepat waktu setelah adzan terdengar. Jika bisa disiplin dalam urusan ibadah maka anak akan terbiasa disiplin pada urusan dunia.

Kesepuluh, Karakter Tanggung jawab. Dapat dikenalkan orangtua ke anak melalui kegiatan sehari-hari, seperti mengembalikan semua barang kembali ketempatnya. Tanggungjawab juga dapat dikenalkan orangtua seperti mengembalikan barang yang dipinjam dari orang lain tepat waktu.

Kesebelas, Karakter Rajin. Dapat di contohkan orangtua dirumah melalui kegiatan sehari-hari seperti mencuci piring setiap selesai makan, mengembalikan barang setelah selesai digunakan. Selalu semangat dan bergerak dalam melakukan berbagai kegiatan didalam rumah bersama anak.

Keduabelas, Karakter Berpikir Positif. Dapat di tauladankan orangtua kepada anak saat makan malam seluruh anggota berkumpul dan bercerita satu sama lain. Apabila ada suatu kejadian yang kurang menyenangkan, orangtua bisa berkata pada anak pada sisi yang positifnya, bahwa semua sesuatu sudah diatur Allah dengan terbaik. Saat bisa berpositif thingking terhadap segala hal maka semuanya akan menjadi lebih mudah.

Ketigabelas, Karakter Ramah. Dapat di ajarkan orangtua kepada anak melalui tersenyum kepada anak-anak setiap kali membangunkan dipagi hari, tersenyum dan gemar menyapa tetangga , serta menawarkan bantuan bila ada saudara atau tetangga yang membutuhkan.

            Keempatbelas, Karakter Rendah hati. Dapat di cerminkan orangtua saat keluarga berdiskusi walaupun orangtua lebih mengerti jawaban dari suatu permasalahan, tapi masih mendengarkan dan menghormati pendapat anak-anaknya.

            Kelimabelas, Karakter Taqwa. Bisa di contohkan orangtua dalam melakukan kegiatan keagamaan dirumah. Mencontohkan kepada anak-anak bagaimana beribadah, melaksanakan perintah-Nya maupun menjauhi larangan-Nya.

            Keenambelas, Karakter Istiqomah. Dapat ditanamkan orangtua kepada anaknya dalam berbagai hal. Seperti beribadah secara istiqomah dimasjid, membaca Al Qur’an dengan istiqomah, bekerja tuntas secara istiqomah dan semua kegiatan tersebut selalu melibatkan anak-anaknya.

Ketujuhbelas, Karakter Qonaah. Dapat di contohkan orangtua untuk selalu mencukupkan apapun yang adadirumah dinikmati dengan sebaik-baiknya. Orangtua selalu punya ide untuk mencukupkan apapun yang diperlukan untuk berkarya tanpa mencari-cari alasan bahwa masih kurang banyak hal untuk menghasilkan karya. (Media Ummat)