You Are Here: Home » TAMU KITA » Habib Syech bin Abdul Qodir As-Segaff, Solo

Getar Sanubari Berkah Shalawat Nabi

Pendopo Kabupaten Pasuruan menjadi saksi pertemuan Media Ummat dengan Habib Syech bin Abdul Qodir As-Segaff, sosok ulama yang masyhur dengan senandung sholawatnya. Memang, tidak mudah untuk menemui ulama besar dengan jadwal yang begitu padat dengan penggemar fanatik. Buktinya, sudah lebih dua kali Media Ummat silatuahim ke Solo, namun belum berkesempatan untuk menemui beliau.

Jum’at (15/06/12), malam, Habib yang memiliki penggemar khusus bernama Syekhers ini ada jadwal “konser” sholawat di halaman kantor Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama Kabupaten Pasuruan. Karena ada info kuat Habib Syech akan transit di Pendopo, Media Ummat menanti kehadirannya di kantor Bupati yang terletak
di sebelah timur Masjid Jamik Pasuruan itu. Di teras pendopo yang asri dengan deretan kursi tertata rapi, Media Ummat menunggu kedatangan beliau. Rasa jenuh menunggu sedikit terobati, dengan perbincangan ringan bersama Habib Abu Bakar As-Segaff, beberapa pejabat teras termasuk Bupati Pasuruan, H. Dade Angga, Bupati Banyu wangi, H. Abdullah Azwar Anas dan Kapolres Pasuruan.
Suasana pendopo bertambah semarak setelah kedatangan Wakil Gubernur Jawa Timur, H. Saifullah Yusuf yang kondang dengan panggilan Gus Ipul. Gus Ipul datang lengkap dengan keluarganya, istri dan anak-anaknya plus ibunda tercintanya. Semuanya kompak mengenakan baju serba putih. Tak berselang lama, rombongan Habib Syech tiba. Dengan berjubah putih dilengkapi surban hijau bermotif kekuningan, plus tongkat berwarna coklat yang setia mendampingi, Habib Syech memasuki
pendopo dengan senyum ramahnya. Sejurus kemudian Habib Syech memasuki ruang utama pendopo bersama para ulama dan umaro. Dari kalangan ulama di antaranya Habib Abu Bakar Assegaff dan KH. Idris Hamid. Dari kalangan umaro Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati dan wakil Bupati Pasuruan, Kapolres Pasuruan dan Bupati
Banyuwangi.
Di sela-sela acara ramah tamah, Media Ummat menemui Habib Syech. Dalam silaturahim singkat itu, Media Ummat meminta izin untuk memuat profil dan agenda Habib Syech. Lampu hijau beliau berikan teriring do’a semoga tabloid dakwah ini tetap istiqomah dan mendapat rahmat Allah. Alhamdulillah, penantian berbuah kebahagiaan. Suara sirine mobil patwal meraung membelah jalanan Pasuruan dengan iring-iringan kendaraan sepanjang setengah kilometer. Mobil Avanza yang
dinaiki Media Ummat ada di tengah -tengah barisan sekitar 20 kendaraan pengawal Habib Syech menuju lokasi. Sementara ribuan jamaah berbusana putih-putih penuh sesak memadati lapangan menanti kedatangan sang idola. Sesampainya di tempat, dengan suara merdunya, plus iringan nada indah terbangan, Habib Syech melantunkan shalawat menghanyutkan ribuan jamaah dalam indahnya senandung syair-syair memuji Nabi.
Habib Syech adalah fenomena. Kepiawaiannya melantunkan shalawat dengan suara indah telah menggugah cinta kawula muda kepada sang Nabi. Setiap “konser” shalawat yang dipimpinnya selalu dihadiri ribuan jamaah yang mayoritas anak-anak muda. Para fans Habib Syech bahkan membentuk sebuah perkumpulan unik dengan nama Syekher Mania, atau Syekhers seperti halnya Slankers fansnya group musik Slank yang tersohor itu.
Kalau umumnya konser identik dengan keributan, gebyar sholawat ala Habib Syech diliputi kedamaian. Kalau biasanya konser membuat orang lupa akhirat, senandung sholawat Habib Syech justru mengajak orang untuk ingat akherat. Kalau umumnya konser marak dengan kemaksiatan, maka konser sholawat Habib Syech bertabur kebaikan.
Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf adalah salah satu putra dari 16 bersaudara putra-putri Almarhum Al-Habib Abdul Qodir bin Abdurrahman Assegaf, tokoh alim dan imam Masjid Jami’ Asegaf di Pasar Kliwon Solo.

Pendidikan awalnya beliau dapatkan dari guru besarnya sekaligus ayahanda tercinta, Habib Abdul Qodir bin Abdurrahman Assegaff. Habib Syech mendalami ajaran agama dan Akhlaq leluhurnya kepada sang ayah. Selanjutnya, Habib Syech belajar kepada paman beliau Almarhum Habib Ahmad bin Abdurrahman Assegaf yang datang dari Hadramaut. Habib Syech juga mendapat pendidikan, dukungan penuh dan perhatian dari Almarhum Al-Imam, Al-Arifbillah, Al-Habib Muhammad Anis bin Alwiy Al-Habsyi (Imam Masjid Riyadh dan pemegang maqom Al-Habsyi).
Berkat bimbingan dan nasehat gurugurunya, serta kesabarannya belajar, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf menapaki hari untuk senantiasa melakukan syiar cinta Rosulullah yang diawali dari Kota Solo.

Leave a Reply

Visitor

© 2012 Media Ummat · Subscribe:PostsComments · Designed by Distroblogger · Powered by distroblogger.com