Kajian IslamiTasawuf

Dzikir adalah Obat Hati

Kemampuan hati dapat terasah dan semakin jernih tatkala secara ajeg (kontinu) dan rutin terus diajak untuk berdzikir. Dzikir tidak hanya menjadikan hati lebih jernih, dzikir juga bisa menjadi obat penenang tatkala hati sedang gundah. Segala penyakit hati seperti hasud, sombong, buruk sangka, dan berbagai penyakit hati lainnya dapat sembuh dengan dzikir.

Nabi saw. bersabda: Berdzikir kepada Allah adalah pengobat hati. (Jami’ al-Ushul fi al-Auliya’, hlm. 163)

Khusyu’ Ada Dalam Hati

Dikatakan: sebagaian tanda-tanda khusyu’; ketika hamba itu dimarahi, dimusuhi, dan ditolak pendapatnya, maka dia menerimanya, dan para ulama’ telah sepakat bahwa tempatnya khusyu’ berada di hati.(Jami’ al-Ushul fi al-Auliya’, hlm. 267)

Berdzikir Menjadikan Hidup Mudah

Disamping dzikir menjadikan hati tenang, dzikir juga menjadikan hidup seseorang menjadi lebih mudah. Sebagaimana hal ini sering kita jumpai pada orang-orang khosh, hidup mereka lebih tentram dan tenang, hidup mereka sederhana namun tercukupi.

Rasulullah bersabda: “Majlis dzikir diturunkan kepada mereka ketenangan, para malaikat mengitari mereka, mereka diliputi rahmat, dan Allah pun berdzikir di Arsy-Nya”….. Allah berfirman: “Dan barangsiapa berpaling dari dzikir kepada-Ku, maka baginya penghidupan yang sempit”. (Jami’ al-Ushul fi al-Auliya’, hlm. 165)

Tags
Show More

Related Articles

Close