Adab Suami IsteriKeluarga

Dahsyatnya Terima Kasih

Siapa yang tidak senang kalau dihargai. Siapa yang tidak suka diberi ucapan terima kasih. Meski hanya kalimat singkat, ucapan terima kasih sangat dahsyat. Kalau ada orang yang sudah besusah payah melakukan yang terbaik lalu ada yang mau berterima kasih rasanya hati begitu lega.

Namun, kalau dipikir-pikir masih banyak yang kurang pandai berterima kasih, termasuk dalam rumah tangga. Coba kita ingat-ingat sekarang, sudahkah kita mengucapkan “terima kasih” pada pasangan kita hari ini? Jika sudah, bersyukurlah, karena kita telah selangkah lebih maju untuk membahagiakan pasangan kita. Jika belum, mari kita coba untuk melakukannya.

Suami tidak berterima kasih atas jerih payah istrinya menata rumah, merawat anak-anak, bahkan menyediakan makanan untuk keluarganya. Apa tega, seorang suami yang sudah melihat istrinya pontang panting seperti itu ya kok tidak pernah berterima kasih.

Demikian juga bagi para istri, harus pandai berterima kasih. Suaminya telah bekerja seharian, bahkan siang malam,  jungkir malik, tenaga dan pikirannya terkuras demi nafkah istri dan anak-anaknya, apa berat mengucapkan terima kasih kepada suami.

Meski hanya sebuah kalimat “terima kasih”, segala penat dan lelah suami akan hilang secara sempurna. Ia akan merasa senang dan tersanjung, sebab ia tahu bahwa ternyata istrinya menghargai usaha dan kerja kerasnya.

Baca Juga : Menyenangkan Hati Pasangan

Manusia Butuh Penghargan

Salah satu kebutuhan manusia dari pasangannya adalah rasa penghargaan. Dan kata “terima kasih” adalah salah satu cara paling sederhana namun sangat ampuh untuk memenuhi hasrat tersebut. Jika hasrat tersebut telah terpenuhi, suami tahu bahwa usahanya tidak sia-sia, maka secara alami ia akan terdorong untuk lebih giat lagi. Sebaliknya, kalau suami pandai mengucapkan terima kasih pada istrinya atas segala pengorbanan, jerih payahnya mengatur urusan rumah tangga atau mendampingi suami maka sang istripun akan merasa diorangkan, merasa dihargai sehingga akan berupaya untuk memberikan yang terbaik pada suami dan anak-anaknya. Ucapan terima kasih yang tulus dari lubuk hati yang terdalam, akan membuat pasangan semakin giat melaksanakan kewajibannya masing-masing.

Allah pun Berterima Kasih

Jika Allah saja berterima kasih kepada hamba-hamba-Nya dengan memberikan limpahan pahala bagi siapa saja yang tunduk dan patuh pada perintah-Nya, mengapa kita sebagai hamba harus “pelit” dalam berterima kasih?

Awalnya, kita mungkin malu, karena tidak terbiasa. Tapi, kita harus mencobanya. Kita bisa menuliskannya dalam sebuah kertas, dan meletakkannya di tempat yang sering ditempati pasangan kita. Atau, lebih baik lagi jika kita mengungkapkannya secara langsung, sambil memeluknya, atau mencium tangannya saat pulang dari kantor.

Secara khusus Rasulullah SAW  bersabda tentang bahayanya seorang istri yang tidak mau berterima kasih atau mengakui kebaikan suaminya. Beliau bersabda yang artinya,

“Allah Tabaaraka wa Ta’ala tidak sudi melihat seorang wanita yang tidak berterima kasih kepada suaminya padahal ia selalu butuh kepadanya.” (Riwayat an-Nasa’i)

Ucapan terima kasih juga merupakan penghargaan istri kepada suaminya. Suami yang merasa dihormati dan dihargai oleh istrinya, tentu akan semakin mencintai istrinya dan juga menghargainya. Demikian juga sebaliknya. Sudahkah kita berterima kasih kepada pasangan kita…?

Tags
Show More

Related Articles

Close